Suara emak.
Tidak ada perasaan yang paling melegakan selain setelah ditelpon sama emak. Walaupun di setiap percakapan kami emak akan selalu mengatakan “Sabbara’ko, nak (sabar, nak)…” dan yang akan selalu pula saya jawab “Iyye, ma’ (iya, mak)…”
Suara emak yang tegar selalu berhasil membuat saya tidak dapat menuntut banyak padanya, bahkan menuntut apa yang seharusnya saya miliki. Suara emak selalu berhasil membuat saya sadar betapa tak banyak kebahagiaan yang telah saya berikan padanya disaat beliau harus berjuang dengan keras untuk membahagiakan anak-anaknya.
Ya Allah, sayangilah emak, emak yang sabar, tabah, dan tidak pernah mengeluh. Berkahilah umur emak, jauhkan dia dari segala marabahaya, bahaya dunia dan akhirat. Amin.


